Klarifikasi Pertamina soal Berita Pertalite Tak Lagi Dijual di SPBU pada 5 Mei 2024

Berita tentang bahan bakar minyak (BBM) variasi pertalite telah tak lagi di jual di SPBU beredar di media sosial. Berita ini disebarkan salah satu akun Facebook pada 5 Mei 2024. Akun Facebook tersebut mengunggah foto papan harga di salah satu SPBU. Dalam papan harga itu memperlihatkan harga sejumlah BBM, mulai dari Pertamax Turbo sampai Pertamina Dex, tetapi tak ada BBM bersubsidi yaitu Pertalite.

Penyelidikan Fakta

Akhirnya terdapat beberapa artikel yang meluruskan kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul Pertalite Dikabarkan Sirna, Pertamina situs judi bola resmi Pastikan Masih Salurkan yang dimuat web pada 7 Mei 2024., Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga selaku si kecil usaha Pertamina menegaskan masih terus menyalurkan BBM variasi Pertalite (RON 90) kepada masyarakat, cocok kuota 2024 yang ditetapkan pemerintah.

orporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, menegaskan, cocok dengan Kepmen ESDM No 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite yaitu Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP). Sehingga perubahan dalam penyalurannya mesti melalui kebijakan Pemerintah.

See also  Google I/O 2024: Android 15, AI, dan Kejutan Pixel Baru?

Hingga dikala ini kami masih menyalurkan Pertalite di seluruh wilayah cocok dengan penugasan yang dikasih Pemerintah. Sehingga masyarakat tak perlu kuatir, ujar Irto, Selasa (7/5/2024).

Lebih lanjut, Irto menambahkan, Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang menjalankan penugasan penyaluran BBM subsidi berkomitmen tetap mengikuti dan menjalankan seluruh kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Prinsipnya kami akan ikuti dan jalankan seluruh kebijakan Pemerintah, tegas Irto.

Tercatat sampai April 2024, realisasi konsumsi Pertalite secara nasional sebanyak 9,9 juta Kiloliter (KL), dari total Kuota Pertalite tahun 2024 yang telah ditetapkan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebesar 31,7 juta KL.

Lebih lanjut, Irto mengucapkan, Pertamina Patra Niaga juga telah mendukung digitalisasi untuk penyaluran BBM Subsidi melalui program Subsidi Ideal.

Program Subsidi Ideal menjadi upaya kami untuk menetapkan transparansi penyaluran BBM bersubsidi. Melalui digitalisasi, penyaluran BBM bersubsidi dapat dipantau secara real time, dan mencegah potensi penyelewengan di lapangan, tuturnya.

Sementara diberitakan dari Antara, Pertamina mengucapkan bahwa Pertamax Green bukan substitusi Pertalite.

See also  Hari Matematika Internasional 14 Maret: Simak Sejarah, Tema, sampai Tujuan Peringatannya

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *